Peta - Nauru

Dunia  > Oseania > Nauru
Berkas komputer (994 x 1,232 Piksel,  File Size : 192.14 KB,  File Format : image/jpeg)

99 x 123 Piksel |  248 x 308 Piksel |  497 x 616 Piksel |  745 x 924 Piksel |  994 x 1,232 Piksel

Peta - Informasi
Republik Nauru, atau sebelumnya dikenal dengan nama Pleasant Island, adalah negara berbentuk republik terkecil di dunia. Negara ini tidak memiliki ibukota resmi. Nauru terkenal dengan hasil produksi fosfatnya yang telah ditambang oleh gabungan perusahaan asing sejak 90 tahun terakhir. Tetangga terdekat Nauru adalah Kepulauan Banaba, Kiribati. Dengan 9.378 penduduk, Nauru adalah negara dengan penduduk paling sedikit kedua setelah Vatikan.

Awalnya Nauru dihuni oleh suku Mikronesia dan Polinesia. Pada akhir abad ke-19, Nauru dianeksasi oleh Kekaisaran Jerman, dan setelah Perang Dunia I Nauru menjadi mandat Liga Bangsa-Bangsa yang dikelola oleh Australia, Selandia Baru, dan Britania Raya. Selama Perang Dunia II. Nauru dijajah oleh Jepang. Ketika perang berakhir, Nauru kembali menjadi amanat (trusteeship). Nauru mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1968.

Sepanjang awal abad ke 20, Nauru menjadi "negara rente". Nauru adalah pulau fosfat, dengan cadangan yang dekat dengan permukaan, sehingga pertambangan mudah dilangsungkan. Pulau ini adalah eksportir utama fosfat sejak 1907, saat Pacific Phosphate Company memulai pertambangan disana, hingga formasi British Phosphate Commission pada 1919, dan berlanjut hingga setelah kemerdekaan Nauru. Pertambangan memberi Nauru kontrol penuh terhadap mineral di bawah Nauru Phosphate Corporation, hingga fosfat habis pada era 1980-an. Nauru, untuk periode waktu yang singkat, menikmati pendapatan perkapita tertinggi dibandingkan dengan negara berdaulat lain di dunia pada akhir 1960-an dan awal 1970-an.

Ketika fosfat mulai meninggalkan pulau ini, dan lingkungan telah rusak oleh pertambangan, perserikatan (trust) yang didirikan untuk mengelola cadangan fosfat merugi. Untuk mengumpulkan keuntungan, pemerintah mengeluarkan kebijakan tidak biasa. Pada tahun 1990-an, Nauru menjadi surga pajak dan pusat dari praktik pencucian uang. Sejak 2001 hingga 2008, Nauru mendapat bantuan dari pemerintah Australia, sementara Australia mendapat hak untuk mendirikan pusat penahanan bagi orang-orang yang mencoba untuk memasuki Australia tidak sesuai aturan di Nauru.

Sejak Desember 2005 hingga September 2006, Nauru menjadi terisolasi dari dunia luar, karena Air Nauru yang sebelumnya menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke Nauru, memutuskan untuk berhenti beroperasi. Satu-satunya jalan keluar dari Nauru adalah kapal laut. Maskapai penerbangan tersebut akhirnya kembali dapat beroperasi dengan nama Our Airline dibawah bantuan dana dari Republik Cina. Nauru hanya memiliki sebuah bandar udara, Bandar Udara Internasional Nauru.
Peta - Hak cipta
Domain publik
Facebook
Peta - Nauru
Peta - Nauru - 2,776 x 2,137 Piksel - 982.74 KB - Creative Commons CC BY-SA 3.0 US
2,776 x 2,137  Piksel -  982.74 KB
Peta - Nauru - 2,000 x 1,540 Piksel - 519.21 KB - Creative Commons CC BY-SA 3.0 US
2,000 x 1,540  Piksel -  519.21 KB
Peta - Nauru - 1,062 x 1,000 Piksel - 101.83 KB - Creative Commons CC BY-SA 3.0 US
1,062 x 1,000  Piksel -  101.83 KB
Peta - Nauru - 1,021 x 1,125 Piksel - 326.02 KB - Domain publik
1,021 x 1,125  Piksel -  326.02 KB
Peta - Nauru - 994 x 1,232 Piksel - 192.14 KB - Domain publik
994 x 1,232  Piksel -  192.14 KB